Sunday, 7 July 2013

hAri itu..

11 april..
suratan atau kebetulan!
arrrggghhhh, apakah ini semua??!

Wednesday, 10 April 2013

finAlly~

Preauricular Sinus.. thAt's the fAct!! ya, Allah..

Allah..Allah..Allah... 

Saturday, 6 April 2013

dAting..

Bismillahirrahmanirrahim..

dating??! ha'ah, bez wOk dating ngn pak dOc kesygan aku tuh.. asal jmpe dy jek xlen dan xbkn psl penyakit aku neh la.. secare saintifiknye xtahu la pulak ape name ea.. tp yg pntg ia b'kaitan dgn Organ la..huhu! dOc kate penyakit aku neh jarang2 d'temui.. hanye insan2 t'pilih jek yg kene.. sO maknenye aku neh salah sOrg antare insan2 t'sebut!! alhAmdulillah n redha atas segale ketetapan yg Allah bg kt aku.. tiap kali ia menyerang, hanye Allah je yg tahu betape sakitnye yg aku tanggung!kekdg aku nangeh sbb xtahan sakit tuh..
dOc kate kalO nk cpt bek n xnk b'ulang2 blek aku kene buat majOr OperatiOn!! tp maybe effect sampingan operatiOn sgt b'risikO ntOk aku..arggghhhhh!! last2, aku buat decisiOn akn trOs b'gantung pd ubat-ubatan n penyakit neh akn b'ulang2 n smpai bile pOn aku xtahu.. Allah! dah dekat setaOn lbeh aku xmkn ubat neh.. n ari neh serta ari2 seterusnye rutin makan aku akn tuka 360 degree, lepas mkn kene telan ubat tuh!! aduhai~ tp "saye KUAT, saye dah BESAR.."haha!

"nabila, yakin dan percaye lah pade Allah!!" :')

We Plan, and Allah Plans. And He Is The Best Planner of All.



Wednesday, 27 March 2013

syAfakillah..


Bismillahirrahmanirrahim..
Dari Abu Said Al-Khudri dan dari Abu Hurairah radhiallahu anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ “
Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kekhuatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya (Dosa) kerananya.” (HR. Al-Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573)
Ketahuilah wahai saudaraku -semoga Allah merahmati kita semua- telah menjadi ketetapan dari Allah Azza wa Jalla bahwa setiap manusia pasti pernah mengalami sakit dan musibah selama hidupnya. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
"Dan sungguh akan Kami berikan cubaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan 'Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji'uun' (Dari Allah kita datang kepada Allah kita akan kembali). Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ". (Surah  Al-Baqarah : 155-157).
Sakit dan Musibah adalah Takdir Allah Azza wa Jalla
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
Tidak ada sesuatu kesusahan (atau bala bencana) yang ditimpakan di bumi dan tidak juga yang menimpa diri kamu, melainkan telah sedia ada di dalam Kitab (pengetahuan Kami) sebelum Kami menjadikannya; sesungguhnya mengadakan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.(QS. Al-Hadid : 22).
"Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang melainkan dengan izin Allah" (QS. At-Taghaabun : 11).
Sakit dan Musibah Adalah Penghapus Dosa
Ini adalah hikmah terpenting sebab diturunkannya sakit dan musibah. Dan hikmah ini sayangnya tidak banyak diketahui oleh saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Acapkali kita mendengar manusia ketika ditimpa sakit dan musibah malah mencaci maki, berkeluh kesah, bahkan yang lebih parah meratapi nasib dan berburuk sangka dengan takdir Allah. Nauzubillah, kita berlindung kepada Allah dari perbuatan sebegini. Padahal apabila mereka mengetahui hikmah dibalik semua itu, maka -insya Allah- sakit dan musibah terasa ringan disebabkan banyaknya rahmat dan kasih sayang dari Allah Ta'ala.
Hikmah dibalik sakit dan musibah diterangkan Rasulullah SAW, dimana beliau bersabda:
"Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya". (HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).
"Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya". (HR. Bukhari no. 5641).
"Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya". (HR. Muslim no. 2573).
"Bencana senantiasa menimpa orang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya, sehingga ia berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada kesalahan pada dirinya".(HR. Tirmidzi no. 2399, Ahmad II/450, Al-Hakim I/346 dan IV/314, Ibnu Hibban no. 697, disahihkan Syeikh Albani dalam kitab Mawaaridizh Zham-aan no. 576).
"Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit, sehingga ia menghapuskan setiap dosa darinya".(HR. Al-Hakim I/348, disahihkan Syeikh Albani dalam kitab Shohih Jami'is Shoghir no.1870).
"Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, melainkan ditetapkan baginya dengan sebab itu satu darjat dan dihapuskan pula satu kesalahan darinya". (HR. Muslim no. 2572).
"Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka". (HR. Al-Bazzar, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash Shohihah no. 1821).
"Janganlah kamu mencaci-maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi". (HR. Muslim no. 2575).
Walaupun demikian, apabila seorang mukmin ditimpa suatu penyakit tidaklah biar tanpa usaha  (ikhtiar) untuk berubat. Rasulullah SAW bersabda : "Allah tidak menurunkan penyakit melainkan pasti menurunkan Ubatnya". (HR. Bukhari no. 5678).
Perlu diketahui bahawa sesungguhnya Allah swt menyediakan ubat bagi setiap sakit yang datang. Dan haram bagi kita untuk berubat dengan cara yang salah, menggunakan bahan yang haram tanpa benar-benar mudarat, perubatan yang mensyirikkan Allah dan seumpamanya.
"Sesungguhnya Allah menciptakan penyakit dan ubatnya, maka berubatlah dan janganlah berubat dengan yang haram". (HR. Ad Daulabi dalam al-Kuna, dihasankan oleh Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash- Shohihahno. 1633).
"Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan kalian pada apa-apa yang haram".(HR. Abu Ya'la dan Ibnu Hibban no. 1397. Dihasankan oleh Syeikh Albani dalam kitab Mawaaridizh Zham-aan no. 1172).
"Sesungguhnya Allah tidak menjadikan kesembuhan penyakit kalian pada apa-apa yang diharamkan atas kalian". (HR. Bukhari, di-maushulkan ath-Thabrani dalam Mu'jam al Kabiir, berkata Ibnu Hajar : 'sanadnya shohih',Fathul Baari : X/78-79)
ya Allah, pale pOning yg t'amat.. :(
mOod : dlm cOnditiOn gini, smpat lagik m'update belOg n b'fesbuk..Allah!!

Thursday, 21 March 2013

Allah!! sekali lagi ku diuji..

Bismillahirrahmanirrahim..

Diatas sajadah ini ku mengadu padamu Ya Allah. Ketika hatiku gundah dan tak bisa ku menahannya tanpa kusedari butiran air mata menitis kala ku tersedar dalam kesendirian ini separuh jiwaku telah pergi. Ku berusaha tegar tapi aku cuma manusia biasa… aku tak setegar batu karang dilautan yang tetap kukuh kala dihantam gelombang.Tapi ku yakin Kau selalu ada buat aku…. Selalu menemani kesendirianku. Kuingin jalani hidupku seperti dulu dengan kedua kaki yang utuh menapaki jalan dengan penuh keredha'anMU tapi aku tak seperti dulu berjalan dengan kedua kaki utuhku… ketika separuh jiwaku telah pergi ia juga membawa separuh kaki ini akankah aku bisa berjalan dengan satu kaki?!

Aku harus bisa… itu AZZAM yang harus ku penuhi..
Aku harus tetap bersyukur ketika aku masih punya satu kaki dimana di luar sana ada yang lebih kurang beruntung dari aku masih banyak yang bisa berjuang hidup walau tanpa kaki..
Allah mungkin punya rencana indah dengan mengambil separuh jiwa ku dan menjadikanku sendiri..
Walau harapan dan impian telah kuragut dan harus pupus ditengah perjalanan panjangku. Tapi hidup harus tetap berjalan kerana tujuan ku hanyalah satu melanjutkan perjalanan hidup ini menggapai SyurgaMU Ya Illahi Rabbi…
Masih banyak yang bisa aku lakukan walau hanya dengan separuh jiwa ini….
Dunia tidaklah berakhir dengan hilangnya separuh jiwa ini…
Aku harus kuat dan tetap bertahan…
Apa takdir yang akan Allah rencanakan nanti itu adalah misteri….
Jika Allah takdirkan aku temukan kembali setengah jiwa ini akan kuterima dengan ikhlas tapi jika Allah mentakdirkanku sendiri itu mungkin adalah jawapan atas ikhtiar dan tawakal yang telah aku lakukan…

Aku memang rapuh…. Sangat rapuh mungkin…
Aku hanyalah manusia biasa yang berjuang untuk mencari jati diri sebagai khalifah dibumi..
Untaian do'a dan dzikir kulantunkan dalam hamparan malam ketika bermunajat disepertiga malamMU..
Tapi aku yakin kekuatan do'a dan keajaiban itu pasti ada ….
Bagi hamba yang selalu yakin atas kebesaranNYA..
Hanya kepadaMU aku berserah..
Hanya kepadaMU aku mengadu…
Hanya kepadaMU aku meminta….
Pilihan terbaik bagi hidupku..
Semoga Kau kabulkan do'aku..
Wahai Allah Pemilik semesta Alam..
Ya Allah, jadikanlah hati ini putih bercahaya, hati yang meski tertusuk duri kehidupan, bias senyum kesyukuran terurai indah, harap pun tak kan pudar atas Rahmat yang Maha Penyayang. Segala asa menggantung di langit-langit jiwa, sempurna tertunduk di hadap Sang Pencipta.

Aku di sini, mengharap Munajat Cinta, damba tersuci dari segala noda jiwa, tersembuh dari segala penyakit hati, berbinar cahaya Cinta dari-MU, berkilau dengan Cahaya Ilmu dari-MU, berpendar dalam Cahaya Taufiq dan hidayah dari-MU..Allah..Allah..Allah... 




Monday, 11 March 2013

yesterdAy~

Bismillahirrahmanirrahim..

10.03.2013??! yupp, semalam bezday aku yg ke 20..pejam celik, pejam celik dah 20 taOn aku b'nafas d'atas muke bumi Allah neh.. terima kasih ya Allah!! terima kasih juge kt mak ngn ayah yg dah besakn dan didik adik smpai ke usia ini.. :')

                                                           
                                                      DOA HARI LAHIR..

Terima kasih Ya Allah untuk usia yang telah Engkau berikan. Terima kasih juga untuk setiap rezeki yang Engkau kurniakan. Terima kasih untuk setiap cubaan yang Engkau turunkan.Terima kasih untuk bakat dan ilham yang Engkau anugerahkan. Sesungguhnya terlalu banyak yang telah Engkau berikan kepadaku…dan terlalu sedikit pengabdianku terhadapMu.
Engkau tetap menerima walau terkadang aku alpa, aku lupa, aku tersilap dan khilaf menafsir makna setiap kurniaan dan dugaan. Namun begitu besar kasihMu…Engkau tetap melindungi aku walaupun terkadang aku kalut merungut ketika saat-saat lemahku datang.Aku tidak pernah menafikan hakMu sebagai Khaliq walaupun terkadang aku terbuai dengan kesedihan dan kesakitan yang amat pedih.
Ampunkan aku Ya Allah pabila aku merintih nasibku di hadapanMu. Kalau bukan kepadaMu, kepada siapa lagi harus ku mengadu? Aku tidak pernah menyesali kewujudanku ini Ya Allah…namun aku hanyalah hambaMu yg dhaif dan lemah. Adakalanya aku kurang kesabaran. Ada masanya aku goyah keimanan. Ada masanya aku hampir terikut bisikan syaitan. Namun dengan limpahan kasih sayangMu, Engkau menarikku kembali jauh daripada kesesatan.
Dalam usia begini…aku ingin menjadi lebih dekat padaMu Ya Rahman. Dalam usia yang makin jauh ini…aku ingin lebih merinduiMu Ya Rahiim. Dalam usia meniti senja ini…aku ingin sekali menyambut panggilan KaabahMu Ya Al Malik.Dalam usia ubanan ini yang ku inginkan hanyalah ketenangan, kekusyukan beribadah, segala kesederhanaan dan kerendahan hati tanpa berhenti menghulur kasih pada yang sudi.
Ya Muhaimin…pimpinlah tangan hambaMu ini…pimpinlah hati hambaMu ini…pimpinlah langkah hambaMu ini akan sentiasa berpijak di atas jalan kebenaran. Ya Al Quddus… sebagai hambaMu yang hina dina, aku takkan mungkin mencapai sempurna, tapi kasihanilah aku… bimbinglah aku sentiasa agar aku mampu meniti titian siratulmustakimMu dengan tenang dan mudah tanpa cela.
Ya Al Hakiim…berikanlah ilham kepadaku agar aku mampu terus berkarya Agar aku terus mampu memberikan sedikit ikhtibar dan dakwah dengan caraku. Hulurkan kepadaku bijaksana agar aku mampu terus memacu kalam keinsanan sehingga tiba masanya Engkau menjemputku pergi.
Terima kasih Ya Allah atas segala takdir yang telah Engkau tentukan untukku. Engkaulah Ya Maha Besar… peliharalah aku  ini agar terus berpegang teguh pada taliMu.
Terimalah permohonan hambaMu yang sedang bermusafir di bumiMu ini Ya Al Mudzill.
Amin Ya Rabbul Alamin.

Saturday, 9 March 2013

meOw Oh meOw! :)

Bismillahirrahmanirrahim..

Abu Hurairah..siapakah dia? Agak mustahil bagi kita untuk tidak mengenali insan ini... Abu Hurairah bermaksud Bapa Kepada Kucing.Abu Hurairah mendapat gelaran tesebut kerana beliau terlalu sayangkan dan menghormati haiwan peliharaan itu.  Rata-rata kita mengenali Abu Hurairah sebagai seorang Rawi Hadis yang terkenal. Dalam kesibukan beliau menyampaikan dakwah, mengahafaz hadis, tidak pernah sekalipun beliau mengabaikan sikap peramah beliau terhadap kucing.  


Abu Hurairah sentiasa menyayangi kucing. Pernah di rumahkannya kucing yang baru diperoleh di tepi jalan didalam lengan jubahnya, dan dibawanya kucing tersebut bersiar-siar sebelum dibawa pulang ke rumah. Seperti yang diperkatakan tadi, kucing adalah makhluk Allah dan mempun

Gelaran Abu Hurairah r.a. adalah kerana kegemarannya bermain dengan anak kucing. Diceritakan pada suatu masa ketika Abu Hurairah r.a. bertemu Rasullullah SAW, beliau ditanya oleh baginda apakah yang ada dalam lengan bajunya. Apabila dia menunjukkan anak kucing dalam lengan bajunya lantas dia digelar Abu Hurairah oleh Rasullullah SAW. Semenjak itu dia lebih suka dikenali dengan gelaran Abu Hurairah.   

Dalam suatu peristiwa, tatkala seorang sahabat nabi bernama Abdul Rahman bin Sakhr (nama sebenar Abu Hurairah) menemui seekor anak kucing yang sedang mengiau kerana kehilangan ibunya. Beliau yang dalam perjalanannya menuju ke Masjid Nabawi, berasa kasihan kepada anak kucing itu, lalu mengambil dan meletaknya dalam baju besar beliau. Apabila sampainya di masjid, baginda bertanya Abdul Rahman, apa dalam bajunya? Ia menjawab anak kucing yang kehilangan ibu, aku mengambilnya kerana kasihan padanya. Lalu baginda menggelarkan Abdul Rahman dengan Abu Hurairah (bapa kucing kecil).

Gelaran bapa kucing tidak sedikit pun menjejaskan maruah dan reputasi Abdul Rahman, malah inilah gelaran yang paling disukai tatkala namanya disebut, kerana nabi sendiri yang memberi gelaran itu. Selain itu juga, gelaran Abu Hurairah mengingatkan beliau kepada suatu amal soleh yang pernah dilakukannya menerusi pembelaan seekor anak kucing. Banyak hikmah dari riwayat hidup Abu Hurairah ini dan antaranya beliau telah mencontohi kepada kita betapa bagusnya dan satu amalan yang sangat disukai oleh nabi sendiri iaitu berbuat baik kepada kucing.


putih! my lOvely meOw yg pertama.. < malangnye, dah jdk arwah~ :'( > 


kucing pOn haiwan kesayangan Rasulullah~

Rasulullah s.a.w. memiliki seekor kucing bernama Mueeza.  Satu ketika Nabi s.a.w. hendak mengambil jubahnya, didapati Mueeza sedang nyenyak tidur bersantai di atas jubah baginda  s.a.w. Tidak ingin mengganggu haiwan kesayangannya tidur, Nabi s.a.w. memotong belahan lengan yg ditiduri Mueeza dari jubahnya.  Nabi s.a.w. meluahkan kasih sayangnya dgn mengelus lembut ke badan comel Mueeza.

Di ketika lain, setiap kali Nabi s.a.w. menerima tetamu di rumahnya baginda selalu mendukung Mueeza dan di letak di paha baginda.  Salah satu sifat Mueeza  yg Nabi s.a.w. sukai ialah Mueeza suka mengeong ketika mendengar azan dan seolah2 suaranya spt mengikuti lantunan suara azan itu.  Nabi berpesan kpd para sahabat untuk menyayangi kucing kesayangan layaknya spt menyayangi keluarga sendiri.

upOk! my new meOw.. :D

Akhir kalam, sayangilah haiwan kesayangan Rasulullah S.A.W.. Barakallahu fiikum! ^_^